Manakah Yang Lebih Tangguh, Sel Hewan Atau Tumbuhan?

Alasan mengapa sel tumbuhan bisa lebih kuat atau hidup lebih lama dari sel hewan juga ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya ialah dikarenakan adanya dinding sel pada sel tumbuhan. Seperti yang sudah Anda ketahui, dinding sel berfungsi melindungi sel.

Manakah Yang Lebih Tangguh, Sel Hewan Atau Tumbuhan? 1

Dikarenakan pada tumbuhan punya dinding sel, maka sel tumbuhan juga akan lebih dilindungi. Misalnya saja ponsel yang diberi pelindung atau case akan lebih awet jika dibandingkan ponsel yang tidak diberikan tambahan case. Jika ponsel Anda terjatuh, maka tidak akan lecet karena ada case yang melindungi.

Sama halnya dengan sel tumbuhan dan hewan. Sel tumbuhan yang punya dinding sel akan lebih terlindungi tentu saja. Selain itu dinding sel juga bisa mempertahankan bentuk dari sel sehingga tidak akan pecah, namun masih bisa tetap berkembang. Sedangkan pada sel hewan bentunya juga tidak karuan serta bisa mengembang dan pecah.

Adanya Plastida Di Tumbuhan

Pada sel tumbuhan mempunyai plastida yang punya banyak fungsi dan juga jenis. Salah satunya yakni kloroplas. Tentu Anda sudah tahu bahwa kloroplas mempunyai fungsi untuk proses fotosintesis. Sedangkan sel hewan dan juga tumbuhan keduanya sama-sama membutuhkan makanan. Tetapi keduanya punya cara berbeda untuk mendapatkan makanannya.

Untuk memenuhi kebutuhan makanannya, tumbuhan akan melakukan fotosintesis. Tentu saja cara ini jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan hewan yang harus berburu makanannya. Tentu saja hal ini berpengaruh pada pertahanan hidup, baik sel tumbuhan maupun hewan. Selain itu tempat tinggal juga berpengaruh.

Sama seperti makhluk hidup lainnya, tumbuhan dan hewan juga harus tinggal dimana habitatnya berada. Sebab baik hewan maupun tumbuhan juga terbiasa hidup di lingkungannya sendiri, serta mebutuhkan adaptasi bila harus berpindah habitat dan ini belum tentu sesuai dengan habitat aslinya. Namun karena ulah manusia atau bencana alam, membuat tanaman dan hewan harus beradaptasi lagi dengan lingkungan baru.

Daya adaptasi inilah yang dipunyai oleh sel tumbuhan, namun tidak dipunyai oleh sel hewan. Sehingga saat hewan harus kehilangan lingkungan aslinya, maka akan sulit bertahan hidup. Sedangkan pada tumbuhan akan bertahan hidup sebab bisa beradaptasi dengan cukup baik pada lingkungan yang baru.

Daya Tahan Hidup Tumbuhan Lebih Lama

Selain itu yang mempengaruhi sel tumbuhan bisa hidup lebih lama ialah adanya lisosom. Lisosom sendiri punya fungsi menghancurkan benda asing dianggap mencurigakan yakni dengan menelannya. Sebenarnya lisosom ini sangat bermanfaat untuk sel hewan, tetapi saat nukleus sedang eror, maka bisa membahayakan.

Hal tersebut dikarenakan, lisosom bisa menyebabkan penyakit, misalnya saja lupus yang bahkan hingga saat ini tidak ditemukan obatnya. Saat nukleus kacau, maka lisosom yang berfungsi untuk menghilangkan benda asing akan salah menduga organel tersebut sebagai benda asing.

Sedangkan pada sel tumbuhan tidak ada lisosomnya, sehingga terhindar dari risiko seperti yang dijelaskan tersebut dan bisa membuat tanaman lebih lama hidup. Bahkan tanaman yang ditemukan paling tua ialah pinus longiva yang hidup 5067 tahun. Sedangkan hewan tertua ialah kerang yang hidup 500 tahun.

Bisa disimpulkan, bahwa sel tumbuhan sendiri bisa tahan hidup lebih lama sebab mempunyai organel yang hanya dipunyai oleh sel tumbuhan saja dan bisa membantu untuk bertahan hidup dengan baik. Sedangkan ada organel yang juga hanya dipunya oleh sel hewan, namun bisa mengancam kehidupan apabila organel tersebut mengalami kerusakan.